Sinergi Pendidikan dan Sains: Departemen Pendidikan Fisika USK Bedah Teknologi Pemetaan Longsor Bersama Pakar Geofisika UB
Banda Aceh – Dalam upaya memperkuat pemahaman sains dan mitigasi bencana, Departemen Pendidikan Fisika FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) berkolaborasi dengan Magister Pendidikan IPA dan Magister Ilmu Kebencanaan SPs USK menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Pemetaan Bawah Permukaan untuk Mitigasi Tanah Longsor melalui Metode Geolistrik dan Mikrotremor: Pendekatan Geofisika dan Edukasi Sains” pada Rabu, 8 April 2026 bertempat di Mini Teater Lantai 2 Gedung A, Sekolah Pascasarjana USK.
Kegiatan ini menghadirkan pakar geofisika ternama dari Universitas Brawijaya, Prof. Drs. Ir. Adi Susilo, M.Si., Ph.D., sebagai narasumber utama. Beliau akan membedah bagaimana teknologi geofisika dapat memetakan struktur bawah tanah guna mendeteksi potensi risiko longsor secara dini. Acara ini dipandu oleh moderator Prof. Dr. Ir. Muhammad Syukri, S.Si., M.T., IPM., ASEAN.Eng, yang turut memperkaya diskusi dengan perspektif akademik dan praktis di bidang geofisika.
Kuliah umum ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta, yang terdiri dari mahasiswa program sarjana dan pascasarjana serta dosen dari berbagai bidang terkait. Selain memperoleh ilmu yang bermanfaat, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi keilmuan antara bidang pendidikan sains dan kebencanaan, serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap peran geofisika dalam mitigasi bencana secara nyata di masyarakat.


Comments are closed